Tak Asal Terbentuk, Pengembangan Desa Wisata mesti Diperkuat  Promosi

46

Denpasar (Bisnis Bali) – Pengembangan desa wisata selama ini di antaranya ada  terkesan asal terbentuk. Namun  dalam pengembangannya mesti diikuti promosi yang berkelanjutan.

Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, Gede Kasna Minggu (6/11) mengatakan,  selain wajib memiliki daya tarik dan keunikan, pengembangan desa wisata diharapkan wajib ditopang kegiatan promosi sehingga pengembangan desa wisata tidak hanya asal terbentuk.

Diungkapkannya, pemerintah sudah  mencanangkan pengembangan 100 desa wisata. Ini merupakan program yang gayung bersambut dengan tuntutan pasar. Dengan adanya daya tarik baru di desa wisata ini wisatawan akan semakin banyak tertarik berlibur di Bali. Ini akan memudahkan Bali dalam pencapaian target  20 juta wisatawan ke Indonesia Tahun 2019.

Ia menjelaskan dalam pengembangan 100 desa wisata tentu mesti didasarkan perencanaan yang matang. Desa pakraman tidak boleh dipaksa diangkat menjadi desa wisata. (kup)

BAGIKAN