​Pelajari Pengelolaan Informasi dan Keluhan Masyarakat Pemkab Gianyar Kunjungi Pemkot Surabaya

42
Kup  Rombongan Pemkab Gianyar dipimpin Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra diterima Kepala Dinkominfo Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, bertempat di ruang rapat Dinkominfo, Gedung Pemerintah Kota Surabaya lantai 5.

Gianyar (Bisnis Bali) – Pengelolaan informasi dan keluhan masyarakat menjadi hal penting dan mampu dilaksanakan dalam proses pembangunan di Kota Surabaya. Keberhasilan tersebut, mendorong Tim Peningkatan Kualitas Penyebarluasan Informasi Pemerintah Kabupaten Gianyar berkunjung ke Kota Surabaya Jawa Timur menggali lebih dalam pelayanan dan pengelolaan informasi dan pengaduan keluhan masyarakat Pemkot Surabaya, Kamis (3/11) hingga Sabtu (5/11).

Rombongan Pemkab Gianyar dipimpin Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, diterima Kepala Dinkominfo Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, bertempat di ruang rapat Dinkominfo, Gedung Pemerintah Kota Surabaya lantai 5.
Wayan Kujus Pawitra menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan untuk mempelajari, menggali lebih dalam pelayanan dan pengelolaan informasi dan pengaduan keluhan masyarakat Pemkot Surabaya. Selanjutnya, pelayanan informasi dan penanganan keluhan di Kota Surabaya diharapkan bisa diterapkan di Kabupaten Gianyar.
Antiek Sugiharti saat menerima Tim Peningkatan Kualitas Penyebarluasan Informasi Pemerintah Kabupaten Gianyar menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan PPID pembantu di tiap kecamatan. Melalui situs resmi Pemerintah Kota Surabaya, disediakan informasi dengan kategori informasi berkala, serta, dan setiap saat.
Menurut Antiek, Pemerintah Kota Surabaya telah membentuk Tim Penanganan Keluhan/Pengaduan Masyarakat (TPKPM). Media komunikasi media center dirancang Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya melalui telepon, sms, website, E-mail, Facebook, Twitter, Fax, Portal, dan Youtube.
Keluhan masyarakat yang diperoleh Media Center dari berbagai media disampaikan kepada TPKPM di tiap-tiap SKPD Pemkot Surabaya. Keluhan masyarakat Surabaya akan dijawab dalam 1×24 jam. “Jika keluhan tersebut tidak direspon maka akan terkirim sms secara otomatis kepada Wali Kota Surabaya,” ucap Antiek.
Aplikasi dan web SKPD dioperasikan 3 orang operator di media center. Media Center juga memantau CCTV pengaturan lalu lintas, (trafic manajemen sistem) jika terjadi kemacetan. Data pantauan CCTV terkait  pelayanan di Kota Surabaya mencapai 249 tiitik. Data pengamanan kantor dan objek vital bisa diakses kepolisian.
Masyarakat Surabaya yang menyampaikan keluhan diwajibkan menyampaikan data diri dan sistem membantu operator mengetahui posisi pelapor. Salah satu contoh pelapor bisa menyampai masyarakat yang membuang sampah sembarangan. SKPD terkait bisa memberikan sanksi tipiring kepada masyarakat yang melanggar.
Antiek menambahkan, terkait kebencanaan, Pemerintah Kota Surabaya memiliki Command Center Room dan Call Center 112. Command Center Room merupakan gabungan dari berbagai satuan tugas seperti Pemadam Kebakaran, Dinkominfo, DKP, Kepolisian, dan satuan tugas lainnya. Dalam menindaklanjuti informasi keluhan masyarakat, termasuk laporan bencana SKPD tidak bekerja sendiri. Pelayanan keluhan masyarakat Surabaya ini bisa ditangani bersama atas komitmen bersama SKPD terkait. (kup/)

BAGIKAN