Pertanian Hidroponik Janjikan Keuntungan

124

LAHAN pertanian yang makin sempit di perkotaan menjadi kendala bagi target ketahanan pangan. Dengan begitu, pengembangan pertanian hidroponik diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi pertanian di perkotaan.
Hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas, karena memanfaatkan air sebagai media tanam, bukan tanah. Dengan demikian, dengan memanfaatkan pipa yang dirangkaikan banyak tanaman yang dapat ditanam, dengan memakan ruang yang sempit.
Kris Ermawan, S.T., pemilik Hidroponik Led Design di bilangan Jalan Jayagiri, Denpasar mengatakan, bagi mereka yang tidak memiliki lahan pertanian dapat bertani dengan hidroponik. Budidaya sayuran dengan hidroponik menjanjikan banyak keuntungan.
Dalam lahan yang sempit yaitu 1 meter kali 30 cm lahan saja, dapat menanam 100 pohon. Dalam satu paralon tinggi satu meter, bisa dibuat 20 lubang tanam. Biasanya satu rangkaian terdiri atas 5 pipa sehingga bisa ditanam 100 bibit sayuran.
Budi daya sayuran seperti salada, pakcoy, bayam dan kangkung hasilnya lebih subur dan gemuk dengan hidroponik ketimbang pertanian konvensional. Dalam waktu 35 hari, sayuran sudah dapat dipanen. (pur)

BAGIKAN