Sinergi BNI dan Pemkab Gianyar Buka Peluang Pemasaran Produk UMKM melalui Pasar ”Online”  

42
dik E-COMMERCE - Pemimpin BNI Kanwil Bali NTB & NTT AAG Agung Dharmawan (kiri) dan Bupati Gianyar AAG Agung Bharata (kanan) saat penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan e-commerce untuk mendukung pemasaran produk UMKM di Gianyar

Denpasar (Bisnis Bali) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan Pemerintah Kabupaten Gianyar telah menyepakati kerja sama untuk mengembangkan e-commerce (marketplace) untuk mendukung pemasaran produk-produk UMKM. Pembukaan situs online ini merupakan salah satu bentuk dukungan BNI untuk meningkatkan akses pelaku UMKM ke jalur pemasaran secara online atau e-commerce, sehingga akan membantu para pelaku usaha tersebut mengembangkan pasar bagi produk-produknya.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata dengan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT AAG Agung Dharmawan di Renon, Rabu (2/11) kemarin. E-commerce yang akan dimiliki oleh Pemkab Gianyar ini nantinya akan dikelola oleh Rumah Kreatif yang dibina oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Dalam  kesempatan tersebut, disepakati juga kerja sama terkait pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan, seperti pembiayaan KUR untuk UMKM, fasilitas cash management, branchless banking (keagenan/laku pandai), penerimaan pajak dan penerimaan daerah lainnya secara online serta pengelolaan aktivitas jasa dan keuangan lainnya.

Agung Dharmawan mengatakan, beberapa produk yang akan dipasarkan melalui situs online ini tidak hanya produk-produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Gianyar, seperti kerajinan, tenun ikat (endek), suvenir, furniture, tas, busana saja, tetapi juga akan menampilkan objek wisata serta atraksi budaya unggulan, travel wisata, transportasi, makanan oleh-oleh dan lainnya.

Untuk memudahkan pengunjung situs, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dalam melakukan transaksi belanja, diterangkan, BNI akan melengkapinya dengan berbagai fasilitas pembayaran online (e-payment), seperti BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI Kartu Kredit serta BNI Virtual Account Payment. “Untuk menarik pengunjung situs, nantinya kami juga akan memberikan penawaran menarik untuk tiap transaksi dengan fasilitas tertentu,” ungkapnya.

BNI meyakini pasar online ini nantinya akan memberikan dampak positif tidak hanya terhadap peningkatan dan pemberdayaan sektor UMKM tetapi juga sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar, mengingat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia terus meningkat mencapai 15 persen setiap tahunnya dan saat ini jumlah sudah mencapai  kurang lebih 88 juta pengguna. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan kesempatan kepada UMKM di wilayahnya untuk memanfaatkan pasar online ini untuk memperluas pemasaran merek.

Agung Bharata menyambut baik kerja sama ini dalam upaya membantu akses pelaku UMKM ke jalur pemasaran secara online . Di era globalisasi saat ini diperlukan IT karena tanpa IT akan ketinggalan zaman.

“Untuk tempat dan peralatan kami tidak ada masalah. 23 ribu UMKM di Gianyar dengan berbagai jenis produk sudah siap untuk itu,” katanya.

Kini diharapkan para UMKM selain meningkatkan kualitas dan kreativitas, juga mempersiapkan jumlah produk yang cukup untuk dapat memenuhi permintaan.(dik)

 

BAGIKAN