Harga Bawang Merah Turun, Singaraja pun Alami Deflasi  

42

Denpasar (Bisnis Bali) – Turunnya harga sejumlah komoditi bumbu-bumbuan dari kelompok bahan makanan di Singaraja menyumbang angka deflasi pada Oktober 2016 lalu. Daerah bagian utara Pulau Bali ini mengalami deflasi mencapai 0,32 persen atau  terjadi  penurunan  indeks  harga  konsumen  (IHK) dari 133,64 pada September  2016 menjadi 133,21  pada  Oktober  2016.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Rabu (2/11) kemarin mengungkapkan, tingkat  inflasi  tahun  kalender  (Oktober)  2016  di Singaraja mencapai  3,10  persen dan  tingkat  inflasi  tahun  ke  tahun  (Oktober  2016  terhadap  Oktober  2015)  mencapai 5,02 persen.

“Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukan oleh turunnya indeks  kelompok bahan  makanan  -1,42  persen yang merupakan penyumbang terbesar pada periode tersebut,” tuturnya. (man)

BAGIKAN