Bali menuju koperasi berkualitas makin menjadi kenyataan. Saat ini, manajer pengelola koperasi 1.072 orang atau 71,56 persen telah mengantongi sertifikat kompetensi dari keseluruhan 1.498 orang. Apa saja usaha yang mesti dilakukan guna mendorong koperasi berkualitas?

SUMBER daya manusia (SDM) pengelola koperasi sangat menentukan maju mundurnya usaha yang dimiliki. SDM yang andal tentu akan teruji mampu mengembangkan koperasi. Sebaliknya kualitas SDM rendah dapat dipastikan koperasi akan selalu bermasalah dan akhirnya mengalami kemunduran.

Guna mengantisipasi terjadinya kemunduran pengelolaan koperasi dan untuk membentuk koperasi yang berkualitas, SDM pengelola mesti tangguh. Caranya, kualitas SDM terus ditingkatkan. Salah satunya dengan aktif sebagai peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) terkait tata kelola koperasi sehingga SDM pengelola memiliki standar. Mulai tahun 2016 pemerintah pusat membuat program dan mengikuti standar internasional dengan standardisasi SDM bersertifikat uji kompetensi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali, I Dewa Nyoman Patra, S.H., M.H. yang didampingi Kabid Bina Lembaga Koperasi sekaligus Ketua Tim Satgas Pengawas Koperasi Bali, I Gede Indra, S.E., M.M. menegaskan, pemerintah Bali tahun 2017 nanti akan menargetkan semua manajer koperasi di Bali mengantongi sertifikat uji kompetensi. Sertifikasi wajib bagi manajer. Maka itu, mulai saat ini semua manajer mesti sudah ancang-ancang mengikuti diklat uji kompetensi secara swadaya.(sta)

BAGIKAN