Terkendala Harga Lahan,  Pengembang makin Sulit Produksi Rumah Murah

20

Tabanan (Bisnis Bali) –  Makin mahalnya harga lahan di Bali memberi dampak kurang baik terhadap kondisi bisnis perumahan yang membidik pasar menengah bawah termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sebab, dengan harga dasar lahan yang tinggi dipastikan sulit bagi pengembang merancang hara jual yang relatif murah bagi konsumen. Demikian diungkapkan praktisi bisnis properti, Adi Nugraha, belum lama ini di Tabanan.

Lebih lanjut dikatakan, ini tantangan bagi pengembang untuk mengembangkan bisnis di tengah berbagai tekanan. Ketika mendapat lahan relatif murah dari sisi infrastruktur yang belum memadai. Belum lagi harus menghadapi permasalahan dinamika lingkungan.

Contohnya, adanya pungutan desa atau ketentuan lainnya yang memerlukan biaya tak sedikit. Ujung – ujungnya biaya operasional tinggu sulit dibendung.(gun)

BAGIKAN