NPL Meningkat, BPR Ambil Alih Agunan Debitur

39
Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit

Denpasar (Bisnis Bali) – Kenaikan angka kredit bermasalah (NPL) bank perkreditan rakyat (BPR) di Bali sesuai data Perbarindo Bali sudah mencapai rata-rata 5,49 persen. Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, Kamis (27/10) mengatakan, menyikapi kredit bermasalah, BPR bisa melakukan langkah terakhir dengan mengambil alih agunan debitur.

Ia mengungkapkan, ketika debitur sudah tidak mampu membayar angsuran kredit BPR bisa melakukan upaya pengambilalihan agunan debitur. Hal ini untuk menyelesaikan tunggakan debitur. Permasalahan agunan yang diambil alih (AYDA) bank sudah diatur secara jelas oleh regulator.

Ia menjelaskan, seringkali AYDA ini akan berdampak pada kerugian pada BPR. Pada bagian lain, pemberlakuan AYDA pada debitur akan berdampak pada performance bank yang tidak baik. BPR juga diberikan waktu penyelesaian AYDA ini maksimum 1 tahun. (kup)

BAGIKAN