’’Handycraft’’ Desa Pemuteran, Dorong Semangat Kreativitas Masyarakat 

29

Singaraja (Bisnis Bali) –  Kerajinan dari batok kelapa cenderung sulit untuk diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan dianggap sebagai limbah karena tidak begitu memiliki manfaat bagi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, di tangan orang-orang kreatif, batok kelapa yang awalnya dianggap sebagai limbah yang mengotori lingkungan diubah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Salah satunya adalah tas dari batok kelapa yang dikembangkan masyarakat Desa Pemuteran Gerokgak, Buleleng yang mampu menarik wisatawan. Kerajinan dari batok kelapa ini bisa menghasilkan berbagai macam varian, seperti suvenir pernikahan, gantungan kunci, aksesori wanita hingga tas unik. Kerajinan ini bahkan bisa sampai tembus ke mancanegara. (ira)

BAGIKAN