Dewi Persik Goyang HUT Ke-7 Mangupura Giri Prasta Undang Masyarakat Badung Nikmati Hiburan Rakyat  

70
ist MANGUPURA - Asisten Pemerintahan dan Kesra Badung IBA Yoga Segara didampingi Kabag APU GN Dwipayana dan Kabag Humas Protokol AA Raka Yuda saat memaparkan kegiatan terkait HUT ke-7 Mangupura, Kamis (27/10) kemarin.

Mangupura  (Bisnis Bali) – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengundang masyarakat untuk menikmati hiburan rakyat, serangkaian HUT ke-7 ibu kota Kabupaten Badung “Mangupura”. Selain dihibur oleh artis lolal dan seniman tradisional Bali, pada HUT kali ini  juga dipastikan akan dimeriahkan dua artis Ibu Kota yakni Dewi Persik dan Cita Citata, pada Sabtu (12/11) di Lapangan Mangupraja Mandala, Mangupura.

Kepastian ini dikemukakan Ketua Panitia HUT yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara, S.H. dan Kabag Administrasi Pemerintahan Umum GN Dwipayana saat jumpa wartawan di ruang Press Room Humas Badung, Kamis (27/10) kemarin. Jumpa wartawan ini dipandu Kabag Humas dan Protokol AA Raka Yuda.

Tampilnya dua artis nasional ini, ujar Yoga Segara dalam rangka spirit menghibur masyarakat Badung dalam peringatan HUT ke-7 Mangupura, ibu kota Kabupaten Badung. Selain dua artis nasional di atas, katanya, panitia juga menghadirkan sejumlah artis lokal. Di antaranya D. Antony serta AA Wirasuta, serta bondres. “Spiritnya memang untuk menghibur masyarakat,” tegasnya.

Ditanya mengenai kesan seronok yang ditampilkan dua artis di atas, Yoga Segara menyatakan, khusus untuk penampilannya nanti, panitia sudah memberikan sejumlah rambu. Karena tampil pada ulang tahun pemerintahan, panitia memberikan sejumlah rambu sehingga tidak memberikan kesan kurang baik bagi Pemkab Badung.

Ditambahkan, secara keseluruhan kegiatan terkait HUT ke-7 Mangupura sudah berlangsung. Pesta rakyat misalnya difokuskan di tiap kecamatan. Dimulai di Kecamatan Kuta pada 6 Oktober, selanjutnya, di Petang pada 20 Oktober, dan di Kuta Utara pada 22 Oktober. Selanjutnya, pesta rakyat juga digelar di Abiansemal pada 28 Oktober ini, di Kuta Selatan 3 November, serta di Mengwi pada 5 November 2016.

Selain itu, panitia juga menggelar Festival Budaya, puncak peringatan pada 16 November, malam penutupan Festival Budaya serta syukuran.
Kegiatan lainnya yang digelar SKPD berupa  Pameran Badung Kreatif Expo. Acara ini digelar Diskopperindag mulai 16-19 November di Central Parkir Kuta.
Panitia juga menggelar Lomba Kicau Burung Nasional. Acara ini digelar di lapangan Puspem oleh salah satu SKPD. “Acara di atas tidak dipungut biaya apa pun alias gratis,” imbuhya.

16 November
Pada kesempatan tersebut Yoga Segara juga memaparkan sejarah Mangupura hingga memasuki HUT yang ketujuh. Sejak mekarnya Denpasar menjadi Kota pada 1992, praktis Badung tak memiliki ibu kota. Sejak itu, puspem Badung sempat berpindah-pindah. Hingga akhirnya Badung membangun puspem di Sempidi pada 2007 dan tuntas pada 2008.
Karena sudah memiliki puspem, katanya, Bupati saat itu mulai memikirkan nama ibu kota dan lanjut bersurat ke DPRD. Setelah mendapat tanggapan dari DPRD pada 2009, Bupati lanjut bersurat ke Mendagri lewat Gubernur. Selanjutnya terbitlah PP 67 tahun 2009 tanggal 16 November yang menjadi asas legalitas pindahnya ibu kota Badung dari Denpasar ke Mengwi. Selain perpindahan ibu kota, PP ini juga menegaskan ibu kota Mangupura ada di 4 desa dan 5 kelurahan dan mayoritas ada di Kecamatan Mengwi. Sejak 16 November 2009 inilah, Mangupura diproklamasikan sebagai ibu kota Kabupaten Badung. (sar)

BAGIKAN