Nilai Jual Cavendish Menggiurkan

44

BAGI masyarakat Bali, pisang adalah kebutuhan pokok yang harus ada dalam setiap upacara. Dengan begitu, kebutuhan pisang di Bali tidak diragukan lagi sangat tinggi, apalagi saat hari raya tiba. Sayangnya, sebagian besar kebutuhan pisang didatangkan dari Jawa dan Lombok.

Bila petani di Bali dapat melihat peluang ini dan memanfaatkanya, petani akan sejahtera karena Bali belum mandiri dari segi produksi pisang. Untuk itu, pola pikir petani harus berubah mengarah ke industri.

“Bila bicara budi daya pisang, pisang cavendish memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi daripada pisang lain. Di samping dari segi pasar, cavendish lebih diterima di pasar modern,” kata Widagda, petani pisang cavendish. Namun diakui, untuk budi daya cavendish lebih rumit dari pisang pada umumnya. Cavendish rentan terhadap serangan hama pusarium yang menyerang bongkol dan akar. Hama ini lebih dikenal dengan layu panama karena ribuan hektar pohon pisang di Panama musnah akibat hama ini. Selain itu, hama sigatoka yang menyerang pucuk dan daun juga sangat berbahaya bagi pisang cavendish. Sejumlah penelitian mengatakan, kalau tidak dicarikan solusi terhadap dua hama ini, 2020 pisang bisa musnah.

“Untuk mencegah hama ini, tanah harus benar-benar sehat. Unsur makro tanah harus seimbang,” imbuhnya.(pur)