Kerajinan Inovatif Korek Kayu Karya Penghuni Lapas Tinggi Peminat 

65
ira Jero Budiasa penghuni lapas sekaligus perajin kerajinan dari korek kayu 

Singaraja (Bisnis Bali) – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja menampung sejumlah narapidana, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk mengisi kegiatan, pihak Lapas memberikan ruang kepada penghuni lapas yang mau berkreatifitas dan mengasah kemampuan untuk berwirausaha. Beberapa narapidana dilatih untuk membuat berbagai macam kerajinan dengan bahan dasar korek kayu yang memiliki nilai ekonomi tinggi hingga mampu membuka peluang usaha serta secara tidak langsung memberikan income kepada keluarganya dirumah meskipun berstatus sebagai penghuni Lapas.

Berdasarkan pantauan Bisnis Bali di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas IIB di Jalan Veteran Singaraja terdapat sejumlah penghuni lapas mengerjakan berbagai macam kerajinan seperti dulang , bokor, keben, miniature property, lukisan dan masih banyak lagi untuk di pasarkan hingga keluar daerah Buleleng yakni Denpasar dan Gianyar. Seperti salah seorang perajin serta penghuni lapas Jero Budiasa, penghuni lapas asli Desa Kalibukbuk Lovina ini memulai menjadi seorang perajin di dalam lapas dari 2003, meneruskan kerajinan yang di buat oleh penghuni pendahulunya yang sudah bebas dirinya mencoba berkreasi dengan bahan dasar korek kayu khusus menjadi kerajinan yang inovatif dan bernilai jual tinggi. Dikatakan proses pembuatan suatu kerajinan dari batang korek kayu yang disediakan langsung oleh pihak Lapas ini diawali dengan pembakaran batang korek untuk mendapatkan hasil warna alami agak kecoklatan serta menghilangkan serbuk api pada korek tersebut.  (ira)

 

BAGIKAN