Sampah di Kawasan Wisata  Jadi Sorotan Wisatawan

61
  Kup Upaya pramuwisata di HPI Bali ikut berkontribusi menjaga kebersihan dengan kegiatan bersih-bersih di objek wisata seperti di Pantai Matahari Terbit Minggu (23/10).  

Denpasar (Bisnis Bali) – Tidak dipungkiri masalah kebersihan masih menjadi sorotan wisatawan yang akan berlibur ke Bali. Sekretaris DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, Gede Kasna, Minggu (23/10) mengatakan, sorotan wisatawan terkait kawasan pariwisata Bali banyak dipenuhi sampah harus mendapatkan perhatian pemerintah, masyarakat dan sektor swasta.

Ia mengungkapkan, sebagai ikon daerah wisata, masyarakat dan seluruh komponen pariwisata harus menjaga  kebersihan lingkungan. Di tengah banyaknya julukan indah, sebaliknya destinasi Bali terlihat sangat semrawut dan kotor.

Ia menjelaskan, pramuwisata yang tergabung dalam HPI Bali juga berupaya berkontribusi menjaga kebersihan dengan kegiatan bersih-bersih di objek wisata di Bali. Pelaku pariwisata memang tidak boleh hanya mengeksploitasi alam dan budaya. Pelaku pariwisata juga memiliki tanggungjawab melestarikan alam, budaya, dan lingkungannya.

Ia mengungkapkan, pelaku sektor pariwisata tentu tetap meminta perhatian pemerintah untuk menangani masalah sampah. Masyarakat di kawasan perkotaan sudah membuang sampah tepat pada waktunya. Sementara itu, di tempat lain masih ada kejadian membuang sampah sembarangan.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Bali bisa mencontoh Jepang dalam penanganan sampah. Mereka sudah mampu menggolah secara menyeluruh sampah organik menjadi pupuk dan sampah non-organik menjadi benda-benda yang lebih bermanfaat.(kup)

BAGIKAN