Widia Adi Adnyana Peluang Menggiurkan  

65

TREN fashion yang terus berkembang, membuat bisnis ini menjadi peluang yang sangat menggiurkan. Namun untuk memulai sebuah bisnis harus ada keberanian di samping memiliki tekad dan kerja keras. Seperti yang dilakoni salah satu anak muda asal Desa Yeh Embang, Jembrana, bernama lengkap I Nyoman Widia Adi Adnyana.

Pemuda kelahiran 20 Maret 1986 ini,  mulai serius melirik bisnis yang cukup menjanjikan yakni menjadi distributor cloth, sebagai bagian dari bisnis fashion sejak tahun 2013 silam.

Putra bungsu pasangan I Wayan Widia dan Ni Nyoman Dian Malini ini menuturkan, sejak SMA sudah tertarik dengan bisnis ini. “Awalnya saat duduk di bangku SMA saya penasaran kenapa anak muda sering ke distro. Melihat animo anak muda dan remaja terhadap tren busana seperti baju metal dan klasik  sangat tinggi, saya jadi tertarik untuk terjun ke bisnis ini,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Mang Adi ini ingin tahu bagaimana cara membuat baju bergambar.  Karena penasaran di tahun 2005 ia mencoba membuat baju bergambar dengan membeli kaos oblong untuk digambar sendiri. Meski masih sederhana, baju itu dipakai tiap ada konser musik metal. Di tahun 2013 lalu ia memberanikan diri terjun di dunia cloth.

Untuk modal awal dengan menjual motor, Mang Adi memulai bisnisnya dengan memasarkan produknya secara  door to door ke  teman – teman sekitar. Lama kelamaan produknya dengan brand Hammerhead mulai dititip di tiga  distro dan sekarang telah menyasar 10 distro di Bali, Jawa Timur dan Lombok.
“Saya bertemu dengan kawan lama yang juga punya brand RIVER yang menggandeng saya dan saling berbagi informasi, sampai saat sekarang,” katanya.
Tambahnya yang terpenting dalam berkarya adalah kualitas. Sehingga kualitas menjadi prioritasnya, untuk tetap disukai pembeli. Selain itu, berkembangnya bisnis cloth ini tak lepas dari motivasi orang tua dan saudara serta temen-temanya. Harga produk yang dijual ke distro tersebut mulai kisaran  Rp 80 ribu –  Rp 320 ribu.

Diakui prospek bisnis cloting saat ini dinilai cukup menjanjikan, asalkan memiliki ketekunan, kreativitas dan relasi yang bergerak di bidang clothing.

Mang Adi berharap banyak anak muda yang memiliki potensi mampu berkreativitas, dan berkarya menjadi wirausaha muda. (pur)

BAGIKAN