NPL Melambung, BPR Wilayah Bali Timur Sampaikan Masukan ke FKLJK

260
kup- BPR Bali Timur -  BPR anggota DPK Perbarindo Bali Timur memberikan masukan kepada FKLJK dan OJK terkait permasalahan yang dihadapi BPR saat ini.

Klungkung (Bisnis Bali) – Di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi secara global, sektor perbankan dihadapkan berbagai permasalahan salah satu peningkatan kredit bermasalah atau non porferming loan (NPL).

Ketua DPK Perbarindo Bali Timur, IDGM. Darmawijaya, Jumat (21/10) mengatakan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Bali sudah terbentuk pada Mei 2016 lalu sehingga lembaga ini bisa menyerap aspirasi dan mencarikan pemecahan permasalahan dihadapi sektor perbankan khususnya bank perkreditan rakyat (BPR).

Diungkapkannya, FKLJK ini diniatkan menjadi ruang bagi seluruh anggota, lembaga jasa keuangan untuk saling tukar – menukar informasi antaranggota termasuk memberikan masukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Khusus pada industri BPR di Bali, lebih khusus lagi bagi BPR di wilayah Bali Timur.

Ia menjelaskan OJK Kantor Regional VIII Wilayah Bali dan Nusa Tenggara pada Kamis (13/10) lalu seusai mengadakan audensi ke Bupati Klungkung, menyempatkan waktunya dengan mengundang seluruh anggota BPR di wilayah DPK Bali Timur untuk menghadiri acara rapat dengar pendapat (RDP).

Hadir pada acara RDP itu Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Nasirwan Ilyas dan didampingi oleh sejumlah pejabat, pengawas perbankan di lingkungan KOJK Bali-Nusra.

Dipaparkannya, dua belas BPR yang berkantor pusat di wilayah Bali Timur dan lima kantor cabang sebagaimana dilaporkan Darmawijaya ketua DPK, kompak hadir untuk mendengarkan arahan dari OJK. Ini termasuk BPR anggota DPK Perbarindo Bali Timur sebaliknya juga aktif memberikan tanggapan dan masukan kepada otoritas terkait dengan keberadaan BPR yang dikelolanya masing-masing.

Direktur Utama PD Bank Pasar Bangli Made Astawa selaku moderator dalam acara RDP tersebut menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada OJK atas terselenggaranya acara dimaksud dan sekaligus berharap seluruh anggota Perbarindo Bali timur dapat memberikan masukan langsung kepada otoritas terkait dengan pengelolaan bisnisnya.

RDP yang dilaksanakan di Warung Jumpung Klungkung memunculkan berapa permasalahan yang mengemuka dan dihadapi BPR. (kup)

BAGIKAN