Dewan Setujui Ranperda Penyertaan Modal PDAM Denpasar Kurangi Beban Keuangan, Tingkatkan Kualitas Pelayanan  

56
Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra menyerahkan Ranperda penyertaan modal PDAM Kota Denpasar kepada Fraksi-fraksi DPRD Kota Denpasar

Denpasar (Bisnis Bali) – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyertaan Modal pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar telah dilakukan pembahasan rapat kerja DPRD Kota Denpasar melalui Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar, bertempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (20/10).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, menyetujui Ranperda atas Perubahan Penyertaan Modal PDAM Kota Denpasar, serta dapat dijadikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Denpasar.

Sidang dihadiri Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar dan pimpinan SKPD Pemkot Denpasar. Melalui pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Denpasar dengan penyampaian diawali Fraksi Gerindra yang dibacakan Umar Dany, dapat menerima dan menyetujui Ranperda tersebut.

Di samping itu, diharapkan dengan tambahan modal ini dapat mengurangi beban keuangan PDAM Kota Denpasar, sehingga dapat memperbaiki managemen dan meningkatkan kualitas cakupan pelayanan kepada masyarakat. Fraksi Hanura melalui juru bicaranya A.A Made Sumenadi, mengapresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar beserta jajarannya atas ketanggapannya dalam rangka penyelesaian hutang PDAM kepada Pemerintah Pusat secara nonkas. Ketanggapannya dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali, khususnya Bahasa Bali. (sta)