SCTPB Komitmen Bangun Desa Wisata  

124
  ira  Bupati Putu Agus Suradnyana disela sela acara pengukuhan Pengurus Mahagotra Panca Desa Baliaga di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar.

Singaraja (Bisnis Bali) – Kabupaten Buleleng memiliki desa tua yang merupakan Desa Baliaga yang ada di Bali. Panca Desa Baliaga tersebut  yakni Desa Sidetapa, Desa Cempaga, Desa Tigawasa, Desa Pedawa, dan Desa Banyuseri (SCTPB).

Kelima desa tersebut berkomitmen untuk membangun desa menuju kawasan wisata yang aman, bersih, nyaman dengan keiindahan alam yang tidak kalah dengan daerah lain.

Usaha masyarakat Desa Baliaga di Kecamatan Banjar untuk membangun desa menjadi kawasan wisata, mendapat dukungan penuh dari Pemkab Buleleng. Dilihat dari letak desa tersebut, desa SCTPB ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Melihat potensi tersebut, masyarakat desa mulai berbenah untuk memperbaiki opini negatif yang dulu sempat menempel di desa SCTPB ini.

Usaha masyarakat desa tersebut membuahkan hasil. Ini terlihat semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang datang ke SCTPB.

Semangat masyarakat Desa Baliaga ini mendapat apresiasi khusus dari Bupati Suradnyana. “Tahun depan kita perlebar jalan di Cempaga dulu nanti baru kita jalan di desa lain. Ini sudah kita rencanakan tahun depan,” ungkap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana  saat melakukan pengukuhan pengurus Mahagotra Panca Desa Baliaga di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, Rabu (19/10).

Bupati Suradnyana mengatakan akan mendukung secara penuh tiap program yang dicanangkan oleh masyarakat Desa Baliaga. Ia pun berencana akan memperlebar jalan di beberapa titik di Desa Baliaga. Perlebaran jalan dimaksudkan agar jalan bisa dilalui bus pariwisata serta diharapkan kelima desa tersbut bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru yang dimiliki oleh Kabupaten Buleleng.

“Mudah-mudahan desa Baliaga ini menjadi salah satu destinasi  wisata desa tua yang ada di Bali yang sangat menarik untuk dikunjungi”harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Cempaga,  Putu Suarjaya menyampaikan  pihaknya menyambut baik dukungan dari Pemkab Buleleng dan gagasan dari Bupati Suradnyana yang akan memperlebar jalan di Desa tersebut. Lanjutnya,  perkembangan pariwisata di SCTPB khususnya di Desa Cempaga terkendala dengan kondisi jalan yang sangat sempit. Ia menambahkan, Desa Cemapaga sudah memiliki awig-awig untuk menjaga lingkungan desa. Salah satunya adalah dilarang membuang sampah sembarangan dan berburu di kawasan Panca Desa Baliaga.

“Kami sudah memiliki awig-awig untuk menjaga lingkungan, ini juga upaya desa yang tergabung di panca desa Baliaga untuk membangun desa lebih baik dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya.

Selain itu menurut Ketua Mahagotra Panca Desa Baliaga,  Made Suardamayasa mengungkapkan visi dan misi dari Mahagotra Panca Desa Baliaga ini adalah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki desa SCTPB. Ia juga mengatakan akan mencari strategi yang tepat untuk mengembangkan desa Baliaga ini. Potensi yang dimiliki cukup banyak salah satunya tari-tarian yang sakral namun tak bisa di tampilkan dengan bebas. “Nah ini yang kita harus bicarakan dengan penglingsir di desa,” tegasnya.* ira