’’One Stop Shoping’’ Jadi Jurus Ampuh Pebisnis Kebaya Hadapi Persaingan

87

Denpasar (Bisnis Bali) –  Kian menjamurnya bisnis butik kebaya di kawasan Denpasar belakangan ini,  menyebabkan persaingan makin ketat dan harga jual produk kian kompetitif.

Menurut Riska, salah seorang pengelola butik kebaya, dikawasan Denpasar, Jumat (14/10), sebelumnya dikawasan ini, butik kebaya bisa dihitung dengan jari. Namun belakangan ini, kehadiran butik kebaya di kawasan ini mencapai puluhan butik.

 ‘’Sebelumnya, kami bisa memperoleh keuntungan 50 hingga 100 persen per pcs. Namun, dengan kondisi sekarang, kami hanya mampu meraih keuntungan 15 hingga 25 persen dari penjualan kebaya per pcs,’’ ujarnya.

Misalnya, kebaya dengan harga Rp 200.000 per pcs, maka keuntungannya hanya Rp 35.000 sampai Rp 50.000 saja per pcs. Sementara sebelumnya, pihaknya mampu mendatangkan keuntungan Rp 200.000 per pcs.

Lanjut Riska, untuk mengatasi persaingan ini, pihaknya berusaha menyediakan produk yang variatif dengan konsep  one stop shoping. ‘’Dengan konsep ini, konsumen akan mendapat banyak pilihan motif dan varian, yakni konsumen tidak hanya bisa membeli kebaya saja, melainkan bisa membeli bawahannya juga serta aksesorinya, termasuk pakaian adat untuk pria mulai anak-anak hingga dewasa juga tersedia,’’ jelasnya. (aya)

BAGIKAN