IMEX Amerika Promosi Wisata MICE Indonesia di Ajang Internasional  

110
kup Promosi MICE Indonesia di ajang IMEX America juga akan menggairah sektor MICE di Bali.

Denpasar (Bisnis Bali) – Wisata MICE (meetings, incentive, convention, and exhibition) adalah ladang yang sangat potensial untuk dikembangkan dan menggerakkan pariwisata Indonesia. Wakil Ketua Bidang Incentive INACEB, IB. Surakusuma, Jumat (14/10) mengatakan IMEX Amerika akan menjadi ajang promosi wisata MICE Indonesia di ajang internasional.

Diungkapkannya, berbeda dengan wisata leisure yang mencapai puncak hanya di waktu tertentu. Wisata bisnis berlangsung sepanjang tahun yang tentunya akan membawa manfaat ekonomi yang konstan bagi negara yang menjadi tujuan utamanya di sektor MICE.

Ia menjelaskan, dengan adanya aktivitas wisata seperti rapat, konferensi, dan pameran, banyak kesempatan terbuka bagi pengusaha lokal untuk mengembangkan industri daerah mereka bersama pelaku bisnis internasional. Tiap destinasi wisata bisnis di Indonesia mempunyai industri yang berbeda.

IB. Surakusuma yang juga anggota Tim Percepatan Pengembangan Wisata MICE ini memaparkan, hal ini memungkinkan banyaknya pengusaha internasional dengan latar belakang yang beragam menemukan peluang bisnisnya di Indonesia. Tidak hanya itu, wisata leisure juga akan terdongkrak dengan kegiatan post tour dan juga kesempatan investasi internasional dari produk khas destinasi. Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya peluang bisnis jangka panjang yang didapat dari kegiatan MICE ini. kemajuan ekonomi Indonesia tentunya akan signifikan dan berdampak positif bagi masyarakat.

Untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi utama MICE, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Indonesia Convention and Exhibition Bureau (INACEB) dan Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata MICE berpartisipasi dalam acara IMEX Amerika di Las Vegas, 18-20 Oktober 2016. Gelaran tahunan ini mempertemukan banyak pemain utama dari industri MICE, terutama bidang meeting dan incentive, dari berbagai belahan dunia. Kehadiran Indonesia dalam acara ini penting untuk mempromosikan wisata MICE, khususnya bidang incentive, kepada pasar internasional.

Dengan kekayaan alam yang mempesona, Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk melakukan perjalanan incentive bagi perusahaan berskala global. Jika perusahaan atau industri internasional banyak melakukan perjalanan incentive-nya ke Indonesia, maka diharapkan hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan wisata leisure di luar peak season dan juga membuka banyak peluang investasi untuk penduduk lokal.

Untuk memaksimalkan promosi Indonesia sebagai destinasi, acara ini dihadiri Nia Niscaya dari Kementerian Pariwisata (Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah Amerika dan Afrika), Rocky Kalalo dari Tim Percepatan, dan Ida Bagus Surakusuma dari INACEB (Wakil Ketua Umum Bidang Incentive, Country Manager Pacific World Bali) Sebagai pemain lama dalam industri MICE, mereka berperan sebagai promotor juga narasumber destinasi wisata bisnis Indonesia yang mencakup tujuh kota Jakarta, Bali, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

IB. Surakusuma menegaskan, IMEX merupakan trade show untuk pasar MICE terbesar di dunia yang kali ini dilasanakan di Las Vegas Amerika dan dikuti seluruh pelaku MICE di seluruh dunia. Kemenpar RI telah menunjuk INACEB untuk turut serta mewakili pemerintah di sektor MICE untuk bersama sama mewakili Indonesia. Peluang Indonesia dalam menggarap sektor MICE ini tidak terbatas di pasar tertentu saja melainkan pasar MICE dari seluruh dunia. Trade show IMEX berlangsung 18-20 Oktober 2016. *kup