Literasi keuangan diyakini mampu mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah dan OJK pun menargetkan literasi tumbuh 2 persen setiap tahunnya. Mampukah literasi tingkatkan kesejahteraan dan siapa yang disasar?

LITERASI atau biasa dikenal melek keuangan adalah aktivitas untuk meningkatkan pengetahuan, keyakinan dan keterampilan konsumen dan masyarakat sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan lebih baik. Tujuan literasi keuangan yaitu meningkatkan literasi seseorang yang sebelumnya less literate atau not literate menjadi well literate, meningkatkan jumlah pengguna produk jasa keuangan agar konsumen dan masyarakat dapat menentukan produk dan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mengetahui hak dan kewajiban serta meyakini produk dan jasa keuangan yang dipilih tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan.– Selengkapnya Baca Koran Harian Bisnis Bali  (dik)

BAGIKAN