Kerja Sama dengan Unud BKBKS Gelar Seminar GDPK Kabupaten Badung 2016-2021

1471
GDPK - Kepala Badan KBKS Badung Putu Rianingsih saat membuka seminar Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Badung, Rabu (12/10) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kabupaten Badung bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana (Unud) menggelar seminar tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Badung untuk tahun 2016-2021, Rabu (12/10) kemarin di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Seminar tersebut menghadirkan tim penyusun di antaranya, Prof. Dr. I Ketut Sudibia, S.U., Dr. AA Istri Ngurah Marhaeni, S.E., M.S. dan Drs. I Nyoman Dayuh Rimbawan, M.M. Seminar diikuti BKKBN Provinsi Bali serta SKPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.
Menurut Kepala Badan KBKS Badung Putu Rianingsih, penyusunan GDPK Badung ini berdasarkan pada Peraturan Pemerintah RI  No. 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. Berdasarkan PP tersebut, BKBKS bekerja sama dengan Unud menyusun buku GDPK Badung untuk lima tahun ke depan. Latar belakang tentang GDPK ini bahwa sampai saat ini laju pertumbuhan penduduk masih tinggi, kualitas penduduk masih rendah, pembangunan keluarga belum optimal dan persebaran penduduk belum proporsional. Dengan begitu, untuk penyelesaian permasalahan tersebut memerlukan koordinasi dan sinergi yang erat antarpemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.
Ditambahkan, tujuan dari penyusunan GDPK adalah tercapainya kualitas penduduk yang tinggi sehingga mampu menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan Bangsa. Pelaksanaan GDPK adalah mewujudkan penduduk tumbuh seimbang, manusia Indonesia yang sehat jesmani dan rohani, cerdas, mandiri, beriman, bertakwa, berahlak mulia dan memiliki etos kerja yang tinggi, keluarga yang berketahanan, sejahtera, sehat, maju, mandiri dan harmoni. GDPK juga akan mampu menyeimbangkan persebaran penduduk yang serasi dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan dan administrasi kependudukan yang tertib, akurat dan dapat dipercaya.
Salah satu tim penyusun I Ketut Sudibya menjelaskan, strategi pelaksanaan grand design pembangunan kependudukan ini dilakukan melalui pengendalian kualitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga dan penataan persebaran penduduk dan pengarahan mobilitas penduduk serta penataan administrasi kependudukan.(sar)

ist

GDPK – Kepala Badan KBKS Badung Putu Rianingsih saat membuka seminar Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Badung, Rabu (12/10) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

 

BAGIKAN