BPR harus Lakukan Penguatan Internal

172

Semarapura (Bisnis Bali) – Bank perkreditan rakyat (BPR) yang kesulitan permodalan memang sangat sulit masuk ke pasar modal. Ketua DPK Perbarindo Bali Timur, IDGM. Darmawijaya, Rabu (12/10) mengatakan, ketika pasar modal dan jalur merger dianggap tertutup, BPR wajib melakukan penguatan internal dengan pemupukan modal organik dan pemegang saham diwajibkan menambah modal.

Ia mengungkapkan, BPR di Bali diharapkan tidak ada yang dijual karena kesulitan permodalan. BPR masih bisa mengupayakan penguatan permodalan secara internal.

Direktur Utama Sari Jaya Sedana menjelaskan sebagai BPR yang sehat direksi dan manajemen mampu mengarahkan BPR bisa memenuhi ketentuan kecukupan modal minimum sesuai persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dukungan pemegang saham yang berkomitmen penguatan modal juga mempermudah BPR mencapai target penguatan modal BPR. – Selengkapnya Baca Koran Harian Bisnis Bali   (kup)

BAGIKAN