OJK Optimistis Target SNKI di Bali Terpenuhi  

58
Masyarakat melek keuangan diharapkan tumbuh 2 persen pertahun. Salah satu kegiatan di lembaga jasa keuangan

Mangupura (Bisnis Bali) – Berdasarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), pemerintah menargetkan persentase jumlah penduduk yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal pada 2019 mencapai 75 persen. Untuk Bali, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Wilayah Bali Nusra optimis target SNKI bisa terpenuhi.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Nasirwan menyatakan hal itu di sela-sela Sosialisasi Peraturan Edukasi dan Perlindungan Konsumen “Kebijakan Inklusi Keuangan dan Implimentasinya terhadap Industri Sektor Jasa Keuangan” di Kuta, Selasa (11/10) kemarin.

Ia menerangkan, Survai Nasional Literasi Keuangan (SNLKI) yang dilakukan OJK pada 2013 menyebutkan tingkat literasi keuangan masyarakat mencapai 21,84 persen, sedangkan indeks utilitas baru 59,74 persen. Untuk di Bali literasi atau masyarakat yang melek keuangan masih rendah yaitu 19,5 persen, namun inklusi keuangan lumayan tinggi mencapai 71,3 persen.– Selengkapnya Baca Koran Harian Bisnis Bali   (dik)

BAGIKAN