Baru Sembilan Hari, Pajak Progresif Raih Rp 910 Juta

61

Denpasar (Bisnis Bali) – Baru sembilan hari diberlakukan pajak progresif motor mampu menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Rp910 juta lebih. Meski pajak progresif digadang-gadang untuk pembenahan data base kepemilikan kendaraan bermotor, ternyata sangat signifikan dalam mendongkrak pemasukan daerah.

Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Bali, I Nyoman Santha memaparkan pajak progresif diatur berdasarkan UU 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. Perda 8 tahun 2016 tentang Pajak Daerah dan Pergub 55 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Perda 8 tersebut.

Perolehan dari tanggal 3-10 Oktober 2016, pajak progresif sepeda motor tercatat 4.066 unit. Dengan jumlah uang Rp 910.518.300. “Adapun tujuan pajak progresif adalah pembenahan database dari kepemilikan kendaraan bermotor, sekaligus penginputan data berbasis IT dan ke depan setelah data ini valid akan sangat memudahkan wajib pajak  (WP) untuk bertransaksi,” katanya. – Selengkapnya Baca Koran Harian Bisnis Bali  (pur)

 

BAGIKAN