Studi Komparasi DPRD Badung Terima Kunjungan DPRD Buleleng dan Yogyakarta  

204

Mangupura (Bisnis Bali) – DPRD Badung menerima kunjungan studi komparasi DPRD Buleleng dan DPRD Kota Yogyakarta, Senin (10/10).

Kunjungan kedua rombongan tersebut diterima secara bersamaan oleh Ketua Komisi III I Nyoman Satria bersama Wakil Ketua Komisi IV IB Alit Agra Patra. Sesuai agenda kunjungan, DPRD Buleleng terkait masalah pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD).

Satria menjelaskan, di Pemerintahan Kabupaten Badung terdapat 38 orang penjabat eselon II. Awalnya, kata Satria, diajukan 37, namun demikian ada penambahan satu lagi. “Awalnya Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Pendapatan menjadi satu. Kemudian hasil konsultasi Kemendagri dipisah yakni Badan Keuangan dan Aset tersendiri, dan Badan Pendapatan tersendiri. Jadi posisi eselon II tetap 38 orang,” kata Satria.

Rombongan DPRD Buleleng dipimpin oleh Wakil Ketua I Ketut Sumardana dan rombongan DPRD Yogyakarta dipimpin Ketua Sujanarko. Lanjut Satria, saat ini tengah disusun struktur organisasi tata kerja perangkat daerah (SOTK) dan akan segera difinalisasi oleh Bupati. “SOTK masih disusun sesuai rencana akan difinalisasi dua hari ke depan,” sebut politisi PDIP ini.

Kemudian, terkait studi komparasi DPRD Kota Yogyakarta, Satria menjelaskan, penyusunan anggaran DPRD Badung dilakukan secara intern yang selanjutnya dibawa ke Badan Anggaran Dewan untuk dibahas lebih lanjut. “Setelah itu baru dibawa ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), baru kemudian diparipurnakan,” jelas Satria.

Yang jelas, terang Satria, penyusunan anggaran dilakukan secara terbuka. “Tidak ada anggaran yang sifatnya siluman, semua terbuka,” terangnya.

Selain itu, anggaran yang dirancang juga mengacu pada anggaran Gubernur Bali. Artinya imbuh Satria, anggaran Dewan Badung tak boleh melampaui anggaran Gubernur Bali. (sar/)