Soal Sambungan Ilegal PDAM Tirta Mangutama Badung Ambil Langkah Cepat  

76

Mangupura (Bisnis Bali) – Langkah cepat dilakukan oleh pihak direksi PDAM Tirta Mangutama Badung terkait temuan 28 sambungan ilegal di Kuta Selatan. Tak tanggung-tanggung, direksi menjatuhkan hukuman berupa pembebasan dari jabatan serta pemberhentian terhadap pejabat dan karyawan yang terlibat.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Badung Made Subarga Yasa, S.E., M.M., di sela-sela acara internal terkait HUT ke-40 PDAM Tirta Mangutama itu di Estuary Dam Kuta, Minggu (9/10) kemarin. “Kami tak main-main, kami langsung menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Subarga Yasa didampingi oleh Dirum IB Wardana dan Dirtek IB Gede Wimbardi.

Walau sudah memberikan sanksi tegas terhadap pegawai yang terlibat, Subarga Yasa pun tak berhenti sampai di sana. Dia tidak ingin ada kerugian di pihak PDAM.

Langkah yang dilakukan berupa mewajibkan 28 pelanggan ini untuk membayar uang sambungan baru. “Nilainya Rp 1,5 juta kali 28 pelanggan. Uang sambungan ini pun akhirnya sudah dibayarkan,” katanya.

Bagaimana dengan air yang sudah digunakan pelanggan? Menurut Subarga Yasa, air yang dipakai pelanggan sudah tercatat di water meter yang telah terpasang sejak dulu. Karena itu, pihaknya tinggal mengalikan pemakaian air kali tarif plus dendanya. “Ketemulah angka Rp 14 juta untuk 28 pelanggan ini. Biaya pemakaian air ini pun sudah dibayarkan oleh pelanggan. Karena itu, mulai saat ini, mereka sudah menjadi pelanggan resmi PDAM Tirta Mangutama Badung,” katanya.

Tak hanya sampai di sana, untuk mencegah kemungkinan kasus serupa di kemudian hari, pihaknya juga memberikan reward kepada masyarakat dan pelanggan yang menemukan adanya sambungan ilegal. “Mereka diberikan reward berupa uang tunai,” katanya.

Dengan reward ini, dia berharap, masyarakat ikut aktif mengawasi. Dengan begitu, kejadian serupa diharapkan tak terulang lagi.

Terhadap upaya-upaya yang dilakukan pihak direksi, Ketua Badan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Badung Wayan Suyasa yang hadir pada acara internal PDAM menyambut baik. Langkah-langkah ini dinilai efektif untuk mencegah pelanggaran atau penyimpangan.

Walau begitu, mantan anggota DPRD Badung tersebut mendesak pihak direksi untuk terus-menerus memberikan pelayanan maupun  kepuasan terhadap pelanggan. Salah satunya berupa bagimana mencegah atau meminimalisasi kebocoran yang tergolong tinggi. Debit air yang menyusut ditambah tingkat kebocoran yang tinggi tentu saja mempengaruhi pelayanan kepada pelanggan. “Karena itu, kami mendesak agar direksi berupaya menekan kebocoran baik teknis maupun nonteknis,” tegasnya.

Rekomendasi lainnya, Badan pengawas meminta direksi untuk memperbanyak district meter area (DMA) di sejumlah kawasan. Alat ini mampu memantau keluar masuknya air.

Namun karena harganya cukup mahal, dia meminta direksi untuk mengalokasikannya secara bertahap.

Acara internal terkait HUT ke-40 PDAM Tirta Mangutama diisi dengan sejumlah kegiatan. Selain senam poco-poco, acara juga diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan karyawan dan keluarga.

Masih terkait HUT, sebelumnya juga sudah digelar sejumlah kegiatan. Diawali dengan penghijauan di objek wisata Air Terjun Nungnung, donor darah, water education serta temu pelanggan.

Acara lainnya yang akan digelar berupa bedah rumah, lomba gebogan dan puncaknya syukuran. Bedah rumah akan dilakukan untuk dua keluarga kurang mampu yang ada di Kecamatan Petang. *sar

BAGIKAN