Gianyar Gelar Tampaksiring Heritage Festival  

209
kup-tampaksiring---Rangkaian kegiatan Tampaksiring Heritage Festival (THF) di areal Pura Dalem Agung Desa Adat Tengah-Kawan, Desa/Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Jumat (8/10).

Gianyar (Bisnis Bali) – Guna mengembangkan objek wisata Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan dan Petanu sebagai warisan budaya dunia, Pemkab Gianyar menggelar Tampaksiring Heritage Festival (THF). Hal tersebut diungkapkan ketua panitia festival, Ida Bagus Putu Sumaba, di areal Pura Dalem Agung Desa Adat Tengah-Kawan, Tampaksiring, Gianyar, Jumat (8/10).

IB Sumaba mengatakan, festival ini merupakan ruang terbuka bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pariwisata di Gianyar. Kegiatan sehari ini mampu memberikan manfaat positif dan mempersiapkan diri menyambut MEA.

THF juga memberikan peluang berkarya kepada berbagai komunitas seni Tampaksiring. Mereka diajak ikut memperkenalkan daerah tujuan wisata di Tampaksiring, khususnya DAS Pakerisan dan Petanu yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. “Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan pariwisata budaya yang berkelanjutan,” kata Sumaba.

Ia menjelaskan THF juga diharapkan

mampu memberdayakan masyarakat serta mempertahankan nilai budaya sebagai warisan yang adiluhung. Kegiatan THF mampu mengenalkan, menggali, memotivasi serta menunjukan keanekaragaman Tampaksiring dan diharapkan bisa meningkatkan kunjungan pariwisata. Kegiatan THF dirangkai berbagai program, seperti kebersihan massal, pembinaan kuliner sehat serta kenalkan kuliner tradisional Tampaksiring, pameran seni rupa, mengenalkan sekilas peradaban Pakerisan, rembug budaya, pelantikan pengurus Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi), lomba melukis, serta pelbagai kegiatan lainnya.

Kegiatan yang diikuti serta dihadiri ratusan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyambut perkembangan pariwisata. Pelantikan serta pengukuhan Forkom Dewi merupakan peran nyata masyarakat dalam menjaga serta mempromosikan pariwiata Gianyar. Lembaga ini diharapkan mampu mengenalkan Gianyar serta mengembangkan Desa Wisata.

Bupati Gianyar, AA Gde Agung Bharata dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, AA Dalem Jagadhita mengapresiasi kegiatan ini. THF di samping mammpu mengenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya yang adiluhung, THF juga diharapkan meningkatkan sadar wisata, dan mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Pengurus Forkom Dewi yang dilantik diharapkan mampu menyebarkan program Desa Wisata serta mengenalkan pariwisata Gianyar. “Dari 64 desa di Gianyar, 30 desa sudah menjadi Desa Wisata, sisanya akan terus berkembang dan Forkom Dewi akan dijadikan media komunikasi Desa wisata tersebut,” ucap Dalem Jagadhita.(kup)