Lebih Alami, Kasur Berbahan Kapuk masih Diminati   

205
kasur kapuk pesanan konsumen masih tinggi peminat. 

Singaraja (Bisnis Bali) – Nyaman saat tertidur atau beristirahat, menjadi dambaan tiap orang. Dalam pemilihan furniture ruangan seperti tempat tidur, makin berinovasi, sehingga masyarakat dihadapkan berbagai pilihan.

Zaman dahulu penggunaan tempat tidur serta kasur masih tradisional yakni, penggunaan kasur berbahan kapuk  tetapi seiring perkembangan zaman dan teknologi yang canggih khususnya perkembangan furniture tempat tidur berbahan spon dan matras mendominasi di pasaran dengan berbagai model serta tingkat kemewahan sesuai tipe yang mengikuti tren saat ini.

Murjani, salah satu pebisnis sekaligus pemilik usaha kasur kapuk, di Desa Tegallinggah Buleleng mengatakan, dari tahun ke tahun  keberadaan kasur kapuk masih tetap diminati di tengah serangan mode tempat tidur terbaru saat ini. Kasur berbahan utama kapuk ini, memang seperti terlihat kuno. Akan tetapi dari segi kualitas kenyamanan, masih menjadi prioritas bagi peminat kasur kapuk.

Lanjutnya, kasur kapuk dengan menggunakan bahan kapuk alami tanpa pengawet ini, hanya melalui proses seli yakni, pembersihan antara batu dan hati dari kapuk tersebut dan bisa langsung diproses pembuatan kasur oleh tenaga ahli dengan proses manual baik dari menjahit hingga memasukkan kapuk ke dalam kain yang khusus untuk kasur kapuk.

Dikatakan, kasur kapuk hingga saat ini masih tinggi peminat dengan beragam ukuran sesuai keinginan konsumen, bahkan peminat kasur ini diminati oleh semua kalangan, baik kelas menengah ke atas karena selain alami kasur kapuk dirasakan lebih sejuk saat digunakan tidur atau bersantai. Mengigat masih menggunakan bahan yang alami seperti kapuk bogor atau lebih dikenal kapuk kebo.

Kasur kapuk ini dipasarkan di berbagai daerah khususnya di Bali. Seperti Karangasem, Jembrana , Tabanan dan Buleleng. Dengan harga bervariasi mulai Rp 75.000 kasur lantai hingga Rp 800.000 per pcs sesuai ukuran hingga ketinggian ketebalan serta banyak kapuk yang digunakan. “Untuk kasur kapuk ukuran 160 menggunakan 20 kg kapuk dengan ketinggian 20 cm yang paling banyak dicari,” jelasnya. (ira)