Di Buleleng 200 Peserta Hadiri Sosialisasi BKK

876
Kegiatan Pemkab Buleleng dalam acara BKK di Gedung Laksmi Graha Singaraja 

Singaraja (Bisnis Bali) –  Desa pakraman, subak dan subak abian di Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan sosialisasi bantuan keuangan khusus (BKK) yang digelar  Pemerintah Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dihadiri langsung Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. yang mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. diselenggarakan Selasa (4/10) di gedung Laksmi Graha Singaraja dengan total jumlah peserta mencapai kurang lebih 200 orang yang juga dihadiri oleh Asisten 3 Drs. I Ketut Asta Semadi, M.M., sejumlah pimpinan SKPD terkait, camat se-Buleleng, Majelis Madya, Majelis Alit dan desa pakraman se-Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang dibacakan oleh Sekkab Dewa Ketut Puspaka menjelaskan, RPJM Desa dan RKP Desa merupakan dasar untuk menyusun APBDes. Selanjutnya, dalam sambutan tersebut dikatakan, seluruh pendapatan desa dan penggunaanya ditetapkan dalam APBDes.

Lanjut Puspaka, dampak dari penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) harus bisa dirasakan juga oleh pemerintah tingkat bawah sehingga bisa mengelola keuangan dengan baik. “Kita berikan pemahaman kepada desa, desa pakraman karena kita ingin dari regulasi yang ada tetap menimbulkan harmonisasi kepala desa dan desa pakraman jangan sampai ada salah persepsi dalam pengelolaan keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Buleleng I Gede Sandhiyasa, S.Sos., M.Si. menyatakan, adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menyamakan persepsi terhadap tata cara pelaksanaan BKK mulai dari proses perencanaan, pengamprahan, pencairan dan pertanggungjawaban. “Sosialisasi ini juga untuk menambah wawasan tentang pengelolaan keuangan di desa dan mendorong pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan,” jelasnya. (ira)

BAGIKAN