Peran Warga Tinggi, LPD Mampu Perkuat Modal  

78
Karyawan/pengelola LPD Kesiman sedang memberikan pelayanan kepada warga setempat (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah Kota Denpasar menyediakan dana bergulir hingga Rp 3,5 miliar. Namun, minat Lembaga Perkredian Desa (LPD) sangat minim. Dari dana sejumlah yang disediakan, masih sisa sampai Rp 1,7 miliar. Pasalnya, peran warga pada masing-masing LPD sangat tinggi, sehingga LPD tidak kekurangan modal yang disalurkan berupa pinjaman kepada warga.

Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan didampingi Koordinator Dana Begulir, I Made Subagia, Senin (3/10) menyebutkan, pemerintah menyiapkan dana bergulir untuk penguatan modal LPD. Namun, sampai saat ini minat LPD sangat kecil. Dari sejumlah dana tersebut baru berjalan sekitar Rp 1,8 miliar. Padahal, persyaratan permohonan tidak rumit. Hanya mengajukan permohonan dengan persyaratan LPD sehat, laporan keuangan/neraca dan lainnya. Kemudian pihak pengelola dana bergulir akan melakukan survei, baru akan diberikan pinjaman sesuai kebutuhan. Bunganya sangat ringan, hanya 6 persen per tahun.

”Bergulir penambahan modal bagi LPD sebanyak  Rp 3,5 miliar dan disimpan  di BPD. Dana berasal dari dana Pemerintah Kota Denpasar. Namun, sampai saat ini belum semua tersalur. Karena masing-masing LPD sudah mampu mengumpulkan modal dari dukungan dan peran warga seputaran desa pekraman,” kata Saryawan, sambil menyebutkan plafon tidak dibatasi. Namun disesuaikan kebutuhan, seperti sebelumnya sempat memberikan pinjaman sampai Rp 400 juta pada satu LPD di Denpasar.

Sementara itu, Ketua BKS LPD Kota Denpasar sekaligus Ketua LPD Kesiman, I Wayan Rayun mengakui dana bergulir dari pemerintah Denpasar sudah disosialisasikan kepada 35 LPD se-Denpasar. Namun, hanya beberapa LPD saja yang sudah meminjam.  Selebihnya memang modal yang dimilikinya masih cukup. Hal ini akibat peran warga di masing-masing LPD sangat tinggi. Maka modal yang didapat dari peran serta warga (tabungan dan deposito) sangat mencukupi untuk disalurkan kembali kepada warga yang memerlukannya. Hal ini salah satu bukti, peran warga pada LPD sangat panatik. ”Kami di LPD Kesiman juga merasakan fanatik warga. Karena warga berperan aktif, terbukti jumlah tabungan di LPD kami meningkat dan jumlah pinjaman juga naik hingga 10 sampai 15 persen,” jelas Rayun sambil berharap pada pengelola LPD yang lainnya agar dapat memanfaatkan dana bergulir. Selain itu, pihak pengelola dana bergulir agar memberikan kemudahan proses permohonan, sehingga LPD yang ada kendala modal dapat memanfaatkannya. (sta)