Kebaya ’’Wedding’’ Modifikasi kian Bercita Rasa Internasional

295

Denpasar (Bisnis Bali) – Model kebaya pengantin (wedding) terbaru, kini tidak lagi bersifat tradisional. Melainkan sudah mulai menjadi pakaian kebangsawanan yang bercita rasa internasional.

Menurut Riska, salah seorang pengelola butik kebaya di kawasan Denpasar, Senin (3/10), pihaknya sengaja menghadirkan rancangan model kebaya pengantin modifikasi yang kian hari makin mewah, unik, glamour, serta berkonsep bridal.

‘’Padupadan dengan model-model baju pengantin internasional ini, membuat kami yakin bahwa kebaya Indonesia umumnya dan Bali khususnya makin diakui dunia,’’ ungkapnya.

Pihaknya ingin berkontribusi lebih dalam mengharumkan nama bangsa, dan kebaya ini menjadi pilihannya dalam mempromosikan Indonesia di kancah dunia. ‘’Kami memang ingin menampilkan busana khas Indonesia dengan cita rasa internasional,” jelasnya.

Penggunaan bahan berwarna putih terang hingga hijau keemasan, menambah kemewahan tersendiri dalam rancangan kebaya pengantin terbarunya ini. Dengan cita rasa internasional, model kebaya pengantin terbaru ini menggunakan gaun yang menyapu lantai dengan motif kembang nan indah sebagai aksen.

Dalam rancangan ini, model kebaya pengantin terbaru ini, lebih terlihat tradisional modern, dibandingkan dengan model kebaya pengantin lainnya.

‘’Model kebaya pengantin terbaru ini kami padukan dengan songket Bali, untuk bagian bawahan kebaya serta menggunakan model kerah yang bervariasi,’’ katanya. Seperti pada umumnya model kebaya pengantin, terbaru ini juga menggunakan kain brokat dengan payet dan motif yang ramai dan mewah.

Hal senada diungkapkan Nurhapsari, salah seorang pebisnis jasa penyewaan gaun pengantin bridal. ‘’Bali menjadi wedding destination terkemuka, yakni kecantikan alam yang sering dipergunakan sebagai lokasi prewedding foto, serta berbagai fasilitas bertaraf  internasional akhir-akhir ini menarik banyak pasangan untuk melangsungkan pernikahan di Bali, sehingga bisnis jasa penyewaan gaun pengantin bridal cukup prospektif saat ini,’’ ujarnya.

Lanjut dia, ciri khas gaun pengantin ini terletak pada warna, bustier, dan ekor panjang dengan beragam aplikasi. ‘’Bordiran juga dibuat dari bahan organza, diaplikasikan sesuai desain yang diinginkan, lalu diberi payet dan kristal,’’ ungkapnya.

Kata dia, di Indonesia umumnya dan di Bali khususnya, gaya make-up pengantin interasional juga mengalami berbagai metamorfosis seiring pergerakan tren gaun pengantin. ‘’Tren mode gaun pengantin masa kini yang makin simpel namun tetap elegan, diikuti gaya pula oleh make-up pengantinnya,” jelasnya.

Gaya riasan modern yang simpel, elegan, dan timeless ini dapat menampilkan sisi terbaik dari wajah pengantin sekaligus menyembunyikan bagian yang kurang ideal. ‘’Hasilnya, pengantin akan terlihat lebih segar dengan kecantikan yang tak mudah lekang oleh waktu,” katanya.

Pihaknya menyediakan paket rias pengantin bridal dengan harga mulai Rp 5 jutaan per paket, yang terdiri dari 20 edit foto 4R, 2 foto 10R, 1 foto 16R, 1CD file edit dan CD original, 1lokasi (3 jam), gaun plus rias, serta free transport, khususnya untuk area Denpasar.

‘’Paket ini cukup diminati konsumen, yakni hampir selalu ada orderan setiap harinya,’’ imbuhnya.

Ditambahkannya, dalam membuka usaha bridal dan guna memberikan pelayananan maksimal kepada konsumen, tentu saja keahlian tenaga kerja yang dimiliki harus pula diperhatikan. ‘’Dengan dukungan profesonalisme dalam bidang ini, maka kami yakin bisnis bridal berjalan dengan baik ke depannya,’’ tandasnya.  (aya)

BAGIKAN