DP Ringan, Jadi Andalan Pebisnis Mobkas Geliatkan Penjualan  

174

Denpasar (Bisnis Bali) –  Untuk menggeliatkan pasar mobil bekas (mobkas), sebagian besar pebisnis mobkas saat ini menerapkan program down payment (DP/ uang muka) ringan, yakni sebesar 20 persen dari nilai jual mobil.

“Selain DP ringan, konsumen juga akan memperoleh harga dan bonus langsung yang luar biasa dari kami, serta kami menyediakan kredit hingga tenor 5 tahun,” ujar Santika, salah seorang pengelola showroom mobkas di kawasan Denpasar, Senin (3/10).

Lanjutnya, dalam setiap transaksi yang terjadi, showroom ini akan memberikan kemudahan bagi para pelanggan, yakni terima tukar tambah dengan proses mudah dan cepat. Terbukti, dengan adanya program ini, hampir selalu ada penjualan setiap harinya.

Menurutnya, mobkasnya tersedia dari semua merek. Seperti Toyota Innova, Toyota Avanza, Suzuki Splash, Suzuki Karimun hingga jenis Wrangler. “Setiap pembelian, harga bisa dirundingkan,” katanya.

Pihaknya selalu siap melayani konsumen yang menginginkan kendaraan roda empat. “Mobil yang kami sediakan masih dalam kondisi yang sangat baik,” jelasnya.

Katanya, masalah kualitas mendapat perhatian dikarenakan tidak dapat dipungkiri hingga saat ini masih tertanam citra yang kurang baik dari para pengusaha mobkas, karena konsumen merasa khawatir dibohongi terhadap kondisi kendaraan yang akan dibelinya. Masalah pembayaran dalam setiap transaksi yang terjadi, juga bisa diselesaikan dengan cara cash dan kredit. ”Pembayaran bisa dilakukan dengan tunai atau kredit,” imbuhnya.

Showroom-nya hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen untuk mendapatkan mobkas berkualitas baik. Apalagi dengan pengalamannya yang sudah lama bergerak di bidang pemasaran mobkas.

Hal senada diungkapkan Hendra, salah seorang pebisnis mobkas lainnya. ‘’Mengenai penjualan mobkas belakangan ini, masih menunjukkan peningkatan penjualan, sehingga kami tetap fokus untuk menyediakan produk yang berkualitas,’’ katanya.

Lanjutnya, untuk itu, pihaknya lebih meningkatkan pelayanan kepada customer dengan perbaikan fasilitas jaringan dan layanan purna jual.

Untuk mencapai angka penjualannya yang lebih tinggi ke depannya, pihaknya sudah menyusun strategi untuk tahun mendatang seperti, lebih agresif dalam penjualan, aktivitas pemasaran yang lebih aktif, perbaikan dan perluasan fasilitas showroom, perluasan jaringan sampai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) disemua lini kerja. (aya)

BAGIKAN