Dinilai Rugikan Sopir Berizin Demo Digelar, Tuntut Bubarkan Taksi Uber 

97

Denpasar (Bisnis Bali) – Aksi unjuk rasa atau demo kembali digelar Aliansi Sopir Transpor Lokal Bali (ASTLB), yang menuntut dibubarkannya Taksi Uber. Demo digelar di depan kantor gubernur dan DPRD Bali, mendesak segera dibentuk tim yustisi.
Ketua Aliansi Sopir Transpor Lokal Bali,

Ketut Witra mendesak agar tim yustisi dibentuk selambat-lambatnya 3 Oktober. Jika tidak, para sopir yang mengantongi izin resmi ini mengancam akan menggelar demo lagi atau bahkan akan melakukan sweeping terhadap taksi Uber.

“Sejak ada taksi Uber, pendapatan kami anjlok 70 hingga 90 persen,” katanya. Biasanya per hari pendapatan para sopir resmi ini berkisar Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah.
Ketut Witra juga mengatakan, pihaknya telah melaporkan adanya indikasi suap di Organda, terkait penjualan izin. “KPK akan segera turun mengusut ini,” katanya.
Keberadaan taksi Uber ini memang sangat merugikan para sopir yang mengantongi izin resmi. – Selengkapnya Baca Koran Harian Bisnis Bali  (pur)