Pemkab dan DPRD Tabanan Sembahyang Bersama di Gunung Salak Bupati Eka Dukung Pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, Bogor

890
Bupati Tabanan melakukan persembahyangan bersama Ketua DPRD Tabanan dan seluruh anggota DPRD serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Tabanan (Bisnis Bali) – Dukungan Pemkab Tabanan bagi kelanjutan proses pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, Bogor, akan terus dilakukan. Hal ini disampaikan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, saat melakukan persembahyangan bersama Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi dan seluruh anggota DPRD serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Kamis (22/9).

Usai melakukan persembahyangan bersama di pura tersebut, Bupati Eka menyerahkan punia sebesar Rp 50 juta kepada panitia pembangunan. Rencananya akan dilanjutkan lagi dengan bantuan secara pribadi dari Bupati Eka untuk pembangunan penyengker dan apit surang.

“Karena menurut saya, jangan sampai rumah kita saja yang bagus, tetapi Kahyangan Ida Betara justru tidak,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebagai umat kita telah diberikan banyak berkah, sehingga wajib bagi kita ingat dan eling kepada Sang Pencipta. “Yang kita miliki sekarang ini kan hanya titipan Beliau,” tegas Bupati Eka.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Eka menyatakan sangat berbahagia bisa menjalankan persembahyangan bersama dengan jajaran DPRD Kabupaten Tabanan dan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Saya secara pribadi merasa berbahagia bisa bersama Pak Ketua dan anggota DPRD, begitu juga dengan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan bersama-sama hadir ngaturang sembah pangubakti ring Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak. Ini adalah perjalanan spiritual sebagai bentuk rasa syukur kita,” sambungnya.

Bupati Eka juga mengapresiasi proses pembangunan yang sedang berlangsung di pura yang diempon umat Hindu dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat itu. Menurutnya, proses pembangunan yang terus berlanjut itu menjadi cermin kesadaran umat Hindu untuk membangun Kahyangan agar selalu menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

“Dengan sarana yang lengkap, sebagai umat Hindu tentu merasa bangga, bahagia, serta bisa tenang dan nyaman dalam memuja kebesaran Beliau,’’ katanya.

Pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama tetap menjaga dan meningkatkan komunikasi dan koordinasi untuk pembangunan pura ini. ‘’Mari bersatu, bahu-membahu, bergotong royong untuk membangun Kahyangan ini agar selalu menjadi lebih baik ke depannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, berlangsung upacara Pujawali XI yang mencapai puncaknya pada 16 September 2016 atau bertepatan dengan Purnama Katiga. Seperti yang diterangkan Manggala Prawartaka Yadnya, Ida Bagus Made Ariyadi, yang turut menerima kehadiran rombongan Bupati Eka dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Ketut Suryadi.

Mengenai pembangunan yang sedang berlangsung, Ketua Umum Yayasan Giri Taman Sari Bogor, Erlangga Mantik menjelaskan, bahwa fokus kegiatan saat ini adalah pembangunan sarana dan prasarana Parahyangan seperti Pesandekan Pinandita, Pelinggih Catus Pata, Tangga, wantilan, dapur, toilet, penerangan, pertamanan, dan sarana penunjang kegiatan persembahyangan dan aktivitas pura lainnya. “Saat ini, kami fokus di areal Mandala Utama untuk mengatasi masalah resapan air,” jelas Erlangga Mantik.

Karena itu, dengan kehadiran rombongan Bupati Eka dan Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi, serta bantuan yang diserahkan tersebut, pihak panitia merasa sangat berterima kasih. Terlebih, bantuan untuk kegiatan pembangunan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Taman Sari, Gunung Salak, dari Pemkab Tabanan terus berlanjut. (man/)

BAGIKAN