Badung segera Rekrut 249 Guru Bahasa Bali  

13365

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemkab Badung akan merekrut ratusan tenaga pendidik non-PNS pada tahun ini. Dalam rancangan perubahan APBD tahun 2016, perekrutan berupa guru kontrak ini telah dialokasikan anggaran Rp 1.008.800.000.

Perekrutan diutamakan untuk tenaga guru bahasa Bali dan guru Bimbingan Konseling. Menurut rencana, guru-guru ini akan mengisi jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta para rapat paripurna DPRD Badung, Senin (22/8), mengungkapkan, perekrutan ratusan guru bahasa Bali dan guru BK ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik pada jenjang SD dan SMP di Kabupaten Badung.

“Iya, saya merancang perekrutan tenaga guru bahasa Bali non-PNS 249 orang dan guru BK non-PNS 44 orang,” katanya.

Untuk memberikan nafkah para guru baru tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup. “Lokasi anggarannya (perekrutan guru non-PNS-red) satu miliar rupiah lebih,” jelas Giri Prasta.

Secara terpisah rencana perekrutan 249 guru bahasa Bali dan 44 guru BK ini mendapat sambutan positif dari DPRD Badung.
Menurut IB Alit Argapatra, anggota Dewan dari Fraksi PDIP, pengangkatan guru bahasa Bali saat ini memang sangat dibutuhkan karena jumlahnya sangat sedikit.
“Kami sangat setuju dengan kebijakan Bupati menambah guru bahasa Bali karena jumlah guru muatan lokal saat ini  sangat kurang,” ujarnya.

Dengan penambahan 249 guru bahasa Bali, politisi asal Buduk, Mengwi ini berharap bisa sedikit menambal kekurangan guru bahasa Bali yang ada di seluruh SD dan SMP di Badung.
“Jumlah ini (249 guru bahasa Bali-red) kami rasa masih kurang. Kalau bisa kami harap ditambahkan lagi sesuai kebutuhan sekolah sehingga pendidikan bahasa Bali sebagai bahasa ibu di sekolah bisa lebih optimal,” kata Alit Argapatra.

Selain mendukung penambahan guru bahasa Bali dan BK, politisi yang juga seniman dalang ini juga mendukung rencana pemerintah mengembangkan pendidikan berkarakter dengan membangun PAUD/TK bernuansa Hindu. Dalam rancangan perubahan APBD 2016, PAUD/TK Hindu dialokasikan anggaran Rp 1,2 miliar.

“Di samping merancang program yang mengasah kecerdasan intelektual, kami juga sependapat dan mendukung rencana bupati mengembangkan karakter dan penanaman nilai-nilai budaya dan agama mulai sejak dini kepada anak didik,” tukas Alit Argapatra. (sar)

BAGIKAN