24 Maret 2008  
Home
Berita Terkini

 

Hasil Kerajinan Bali Masuki Pasar Lelang
Denpasar (BisnisBali) –Hasil industri kecil dan kerajinan yang selama ini menjadi komoditi ekspor, untuk pertama kalinya akan dimasukkan dalam program pasar lelang komoditi agro yang digelar di Denpasar sekali dalam sebulan.

"Kami akan mengundang eksportir untuk bisa bertemu dengan pengusaha kecil dan kerajinan di pasar lelang," kata Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Bali, Drs Bagus Ketut Wijaya di Denpasar, Sabtu (22/3) lalu.

Perajin aneka produk mainan yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan baku kayu juga bisa datang ke pasar lelang, karena panitia pasar lelang Disperindag Bali akan mengundang pedagang kayu asal Jawa Timur.

"Kami sudah menjajagi pengusaha kayu asal Jawa Timur agar hadir pada pasar lelang nanti, guna menawarkan kayu albesia yang banyak diperlukan perajin Bali dalam memenuhi pesanan dari luar negeri," kata Wijaya.

Kehadiran pengusaha kecil dan kerjinan Bali dalam arena pasar lelang, diharapkan dapat menunjang produksi maupun pemasaran hasil kerajinan ke mancanegara, sehingga akan menambah perolahan devisa nonmigas daerah ini.

Nilai ekspor nonmigas Bali melaju dengan menggembirakan seperti selama Januari 2008 mencapai 41,6 juta dolar AS, atau naik 17,4 persen jika dibandingkan perolehan devisa awal 2006 tercatat 35,4 juta dolar.

"Perolehan devisa tersebut cukup menggembirakan karena biasanya perdagangan suvenir ke luar negeri di awal tahun agak sepi, dan dengan adanya pasar lelang nanti akan bertambah besar lagi," kata dia berharap.

Pasar lelang agro Bali yang pelaksanaannya dimulai Maret 2008 sudah berhasil mentransaksikan sejumlah komoditi pertanian seperti kemiri, kopra, rumput laut dan ternak sapi potong, seluruhnya bernilai Rp 16,2 milyar. *ant


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost