Dunia pariwisata
merupakan salah satu potensi yang mempunyai kelebihan tersendiri
dibandingkan dengan sumber daya alam. Sektor pariwisata sebagai
salah satu sumber pendapatan yang tidak akan pernah habis
asal bisa melestarikannya. Ungkapan itu disampaikan I Made
Suasta Ngurah salah satu tokoh senior di dunia pariwisata
Bumi Lahar Karangasem.
Pemilik Villa Puri Prima Tirtagangga yang sudah malang melintang
di dunia yang bisa menghasilkan dolar itu, menilai apa yang
dilakukan Pemkab Karangasem di sektor pariwisata belum optimal.
Promosi yang dilakukan hingga ke luar negeri dan proyek fisik
yang digenjot seperti pembangunan dermaga Cruise, reservoar
untuk pasokan air di kawasan wisata selama ini belum maksimal
mengingat sektor penunjangnya belum digarap maksimal.
“Seharusnya Pemkab mengupayakan peningkatan kemampuan
SDM terlebih dulu selain menyiapkan biro perjalanan wisata,
kerajinan, hotel dan penginapan serta kesiapan masyarakat
menerima wisatawan terutama keramahan sebagai tuan rumah,”
ucap pria yang pernah bekerja belasan tahun di salah satu
bank di Jakarta yang juga pernah melakoni usaha developer
ini.
Dia mencontohkan ketertiban di areal Pura Besakih yang sebelumnya
sempat menjadi sorotan banyak pihak. ”Saya saja pernah
ditipu oknum guide lokal di sana,” katanya menceritakan
pengalaman terdahulu saat membawa tamu ke pura terbesar di
Bali itu.
Menurut dia pembangunan fisik dan promosi besar-besaran dengan
biaya tinggi tidak akan serta merta menggairahkan dunia pariwisata
jika tidak dibarengi dengan peningkatan mutu sektor penunjangnya.
Dia sendiri mengaku prihatin karena potensi alam yang dimiliki
Karangasem belum dikelola dengan baik. Malah keindahan dan
panorama yang ada hanya dijadikan objek kunjungan semata,
sementara keuntungan dinikmati kabupaten lain.
”Wisatawan hanya kencing dan berak saja di Karangasem,
sementara masyarakatnya hanya jadi penonton,” sindirnya.
Dia berharap ke depan Pemerintah lebih tanggap menyikapi hal
ini karena lanjut ayah 3 orang putra ini keterlibatan masyarakat
lokal dalam mengelola potensi yang ada sangat besar manfaatnya.*
rah
|