24 Maret 2008  
Home
Berita Terkini

 

Made Suasta Ngurah Pernah Ditipu ’’Guide’’ di Pura Besakih
Dunia pariwisata merupakan salah satu potensi yang mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan dengan sumber daya alam. Sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan yang tidak akan pernah habis asal bisa melestarikannya. Ungkapan itu disampaikan I Made Suasta Ngurah salah satu tokoh senior di dunia pariwisata Bumi Lahar Karangasem.

Pemilik Villa Puri Prima Tirtagangga yang sudah malang melintang di dunia yang bisa menghasilkan dolar itu, menilai apa yang dilakukan Pemkab Karangasem di sektor pariwisata belum optimal.

Promosi yang dilakukan hingga ke luar negeri dan proyek fisik yang digenjot seperti pembangunan dermaga Cruise, reservoar untuk pasokan air di kawasan wisata selama ini belum maksimal mengingat sektor penunjangnya belum digarap maksimal.

“Seharusnya Pemkab mengupayakan peningkatan kemampuan SDM terlebih dulu selain menyiapkan biro perjalanan wisata, kerajinan, hotel dan penginapan serta kesiapan masyarakat menerima wisatawan terutama keramahan sebagai tuan rumah,” ucap pria yang pernah bekerja belasan tahun di salah satu bank di Jakarta yang juga pernah melakoni usaha developer ini.

Dia mencontohkan ketertiban di areal Pura Besakih yang sebelumnya sempat menjadi sorotan banyak pihak. ”Saya saja pernah ditipu oknum guide lokal di sana,” katanya menceritakan pengalaman terdahulu saat membawa tamu ke pura terbesar di Bali itu.

Menurut dia pembangunan fisik dan promosi besar-besaran dengan biaya tinggi tidak akan serta merta menggairahkan dunia pariwisata jika tidak dibarengi dengan peningkatan mutu sektor penunjangnya.

Dia sendiri mengaku prihatin karena potensi alam yang dimiliki Karangasem belum dikelola dengan baik. Malah keindahan dan panorama yang ada hanya dijadikan objek kunjungan semata, sementara keuntungan dinikmati kabupaten lain.

”Wisatawan hanya kencing dan berak saja di Karangasem, sementara masyarakatnya hanya jadi penonton,” sindirnya. Dia berharap ke depan Pemerintah lebih tanggap menyikapi hal ini karena lanjut ayah 3 orang putra ini keterlibatan masyarakat lokal dalam mengelola potensi yang ada sangat besar manfaatnya.* rah
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost