16 Ribuan UMKM Ajukan Stimulus Terdampak Covid-19

Pada 16 Juni 2020 lalu merupakan batas akhir pendaftaran UMKM untuk mendapat stimulus dari Provinsi Bali. Tercatat ada 16 ribuan pelaku usaha kecil di Kabupaten Tabanan yang mengajukan.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pada 16 Juni 2020 lalu merupakan batas akhir pendaftaran UMKM untuk mendapat stimulus dari Provinsi Bali. Tercatat ada 16 ribuan pelaku usaha kecil di Kabupaten Tabanan yang mengajukan. Kini prosesnya tahap verifikasi untuk kemudian ditetapkan dengan SK Gubernur Bali sebelum dilakukan pencairan.

“Kabupaten hanya menerima pendaftaran dan mengajukan ke provinsi. Saat ini prosesnya masih diverifikasi di provinsi,” tutur Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tabanan, I Wayan Yasa, Senin (22/6).

Selain verifikasi, ujarnya, nantinya pihak provinsi juga yang akan menentukan siapa saja yang berhak mendapat stimulus ini. Untuk di Kabupaten Tabanan melebihi dari kuota yang diberikan oleh provinsi. Diakuinya, untuk kuota UMKM, Kabupaten Tabanan hanya mendapat jatah 4.600 UMKM dengan alokasi bantuan Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan, sedangkan yang mengajukan mencapai 16 ribuan UMKM saat ini.

“Sebelumnya dalam rapat dengan provinsi, kami sempat mengusulkan agar sisa kuota dari stimulus yang diberikan provinsi ke kalangan koperasi bisa dialihkan untuk kuota UMKM. Namun, itu nantinya kembali lagi pada keputusan pihak provinsi,” ujarnya.

Jelas mantan Kadis Pariwsata Tabanan ini, saat ini koperasi di Kabupaten Tabanan yang mengajukan untuk mendapatkan stimulus terdampak covid-19 ini mencapai 188 koperasi. Diakuinya, jumlah tersebut masih menyisakan kuota karena alokasi dari Provinsi Bali khusus ke kalangan koperasi di Tabanan mencapai 418.

“Kemungkinan untuk pencairan stimulus ke kalangan UMKM ini baru dilakukan pada Juli 2020 mendatang, sedangkan untuk stimulus ke kalangan koperasi ini beberapa sudah mulai proses pencairan,” tandasnya.

Sementara itu, UMKM yang mengajukan bantuan stimulus ini dipastikan merupakan usaha kecil yang terdampak covid-19. Selain itu, UMKM tersebut belum tersentuh bantuan sebelumnya. Hal sama juga berlaku pada koperasi yang mengajukan stimulus dampak covid-19. Koperasi bersangkutan memang benar terkena dampak. Hal itu membuat total jumlah koperasi aktif di Tabanan yang tercatat 418, hanya 188 koperasi yang mengajukan mendapatkan stimulus. *man

BAGIKAN