100 P3K di Pemkab Tabanan Terima SK

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Rabu (3/3) kemarin, menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan dan perjanjian kinerja kepada calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi tahun anggaran 2019 tahap pertama. Terdapat 100 orang yang lolos seleksi.

SERAHKAN SK - Bupati Sanjaya menyerahkan SK pengangkatan dan perjanjian kinerja kepada calon P3K.

Tabanan (bisnisbali.com) – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Rabu (3/3) kemarin, menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan dan perjanjian kinerja kepada calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi tahun anggaran 2019 tahap pertama. Terdapat 100 orang yang lolos seleksi.

Sekretaris BKSDA Tabanan Mahadi Santi Dewi menjelaskan, terdapat 121 orang pelamar P3K dan hanya 100 orang yang lolos seleksi. Rinciannya, tenaga guru sebanyak 84 orang dan penyuluh pertanian sebanyak 16 orang. Pelamar yang telah lulus seleksi tersebut telah melalui proses penetapan administrasi penetapan nomor induk P3K melalui Kantor Regional X BKN Denpasar dengan masa perjanjian kerja ditetapkan terhitung mulai 1 Januari 2021.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan rekrutmen P3K tahap pertama untuk jabatan guru dan jabatan penyuluh pertanian dari eks tenaga honorer kategori II yang ada dalam database Badan Kepegawaian Negara dan memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan serta memenuhi seleksi dan sistem seleksi yang menggunakan seleksi CAT UNBK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ungkapnya.

Usai menyerahkan SK, Bupati Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang menunjukkan kinerja yang baik dan menghasilkan yang terbaik dan mengucapkan selamat kepada para tenaga P3K. “P3K adalah sebagai sebagian dari ASN yang diatur dalam Undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, di mana saat ini ASN merupakan salah satu profesi yang menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat sehingga, kondisi ini menyebabkan persaingan menjadi ASN semakin ketat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh tenaga P3K selalu meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kepribadian serta etika selaku Tenaga P3K yang melekat pada diri. “Saya meminta kepada saudara-saudara dapat menunjukan komitmen serta moralitas dan tanggung jawab terhadap jabatannya. Dapat menunjukan disiplin dan etos kerja yang tinggi, memahami tupoksi dan kewenangan instansi, serta mampu bekerjasama dengan sesama ASN dalam melaksanakan tugas-tugas dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Tabanan,” imbuh Sanjaya.*man

BAGIKAN